Berhasil mengekspor mesin ekstruder arang MBJ180 ke Kenya
Perusahaan kami sangat senang mengumumkan bahwa pada akhir bulan lalu, kami berhasil mengirimkan satu unit mesin ekstruder arang MBJ180 mesin ekstruder arang kepada pelanggan tetap kami dari Kenya. Sekarang pelanggan telah menggunakannya dan memberikan umpan balik yang baik.


Informasi latar belakang pelanggan
Pelanggan sebelumnya telah membeli mesin pembuat briket arang kami mesin pembuat briket arang, dan karena kualitas mesin yang tinggi, pelanggan meningkatkan keyakinannya pada mesin kami dan menghubungi perusahaan kami, mengatakan bahwa ia membutuhkan mesin ekstruder arang berkapasitas kecil.
Jadi kali ini, ia ingin memulai bisnis produksi batangan arang dan menghubungi perusahaan kami pada awal Juli, mengatakan bahwa ia membutuhkan mesin ekstruder arang ukuran kecil dan menengah ekstruder. Melalui komunikasi yang mendalam, pelanggan menerima model MBJ180 kami, yang juga sesuai dengan harapannya.


Meningkatnya permintaan mesin briket arang di pasaran
Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan mesin batangan batubara di pasar meningkat secara bertahap, hal ini terutama disebabkan oleh transisi energi, meningkatnya kesadaran lingkungan, dan semakin pentingnya sumber energi terbarukan. Berikut ini adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan peningkatan permintaan pasar terhadap mesin batangan batubara:
- Keamanan Energi dan Stabilitas Pasokan: Sumber energi biomassa seperti serpihan kayu, jerami, dll. sebagai sumber energi terbarukan dapat membantu meningkatkan keragaman dan stabilitas pasokan energi dan mengurangi ketergantungan pada batu bara impor, sehingga meningkatkan keamanan energi. Hal ini tidak hanya mengurangi emisi karbon tetapi juga membantu mengurangi permintaan bahan bakar fosil yang terbatas.
- Permintaan dari pasar negara berkembang: Sejumlah pasar negara berkembang dan negara berkembang sedang mencari solusi pembangunan berkelanjutan di sektor energi, dan mesin pembuat batangan arang menyediakan cara yang hemat biaya untuk mengubah sumber daya terbarukan menjadi bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan energi lokal.
Mengapa memilih mesin ekstruder arang Shuliy
Kinerja mesin briket arang Shuliy melibatkan banyak aspek, antara lain kapasitas produksi, efisiensi pengepresan, dan kualitas batang batubara. Berikut ini adalah beberapa indikator kinerja mesin yang umum pada mesin ekstruder arang:






- Kapasitas Produksi: Kapasitas produksi mengacu pada jumlah batangan arang yang dapat dihasilkan oleh mesin arang per jam. Biasanya dipengaruhi oleh desain dan ukuran mesin. Kapasitas produksi model mesin briket arang yang berbeda dapat bervariasi, mulai dari beberapa ratus hingga beberapa ribu briket.
- Ukuran dan Bentuk Batangan Arang: Mesin pembuat batangan arang biasanya memungkinkan ukuran dan bentuk batangan disesuaikan untuk berbagai aplikasi. Mesin yang dibuat dengan baik akan menghasilkan briket yang konsisten dan sesuai spesifikasi.
- Kepadatan Batangan Arang: Kepadatan batangan arang didefinisikan sebagai rasio berat terhadap volume batangan arang. Kepadatan briket yang lebih tinggi berarti nilai kalori bahan bakar dalam briket lebih tinggi dan lebih banyak energi yang dapat disuplai.
- Tingkat Otomatisasi: Beberapa mesin pembuat briket arang modern memiliki tingkat otomatisasi yang tinggi, yang dapat mewujudkan pengumpanan otomatis, pengepresan, pengeluaran, dan fungsi lainnya, mengurangi intervensi manual, dan meningkatkan efisiensi produksi.
Umpan balik dari pelanggan Kenya
Pelanggan kami sangat puas dengan performa dan ketahanan mesin ekstruder arang. Efisiensi tinggi dari mesin ini memungkinkan mereka memenuhi permintaan pasar dan memperluas operasi bisnis. Ia juga menunjukkan bahwa mesin ini telah mengurangi tenaga kerja manual secara signifikan, meningkatkan produktivitas, mengurangi polusi secara signifikan, dan meningkatkan kualitas udara secara signifikan.
Secara keseluruhan, keunggulan mesin ekstruder arang terletak pada keramahan lingkungan, keberlanjutan, ekonomi, dan perannya dalam transisi energi. Hal ini membantu mendorong pengembangan energi ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon, dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.